Bersatu, Berjuang Rebut Hak Sejahtera,

Lawan Kapitalisme Imperialisme!

image

Pers Rilis: Pungli Bantuan Sosial Tunai, Kemana Pemprov DKI Jakarta?

Pungli Bantuan Sosial Tunai, Kemana Pemprov DKI JAKARTA?

 

Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) menemukan fakta bahwasanya terjadi pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST) di 18 RT di 9 Kelurahan di DKI Jakarta. Temuan ini berdasarkan hasil pemantauan di 30 Kelurahan di DKI Jakarta selama 5 - 14 Februari 2021.

 

Hasil temuan SPRI tersebut dipaparkan dalam Diskusi Terbuka Bareng Warga Miskin Kota: Mencegah Modus Pungli BST yang diselenggarakan oleh Koalisi Pemantau Bansos DKI Jakarta pada Selasa, 16 Februari 2021 via daring.

 

Sekjend SPRI, Dika Moehamad, dalam pemaparan hasil temuan tersebut menjelaskan modus pungli meliputi dibagikan kepada warga yang tidak mendapat BST, pembangunan Pos RW, pengadaan mobil ambulans RW, dan pembangunan tempat ibadah.

 

Selain temuan itu, sebanyak 75 Kepala Keluarga (KK) dengan kategori mampu di 12 Kelurahan malah mendapat BST.

 

Sebaliknya 600 KK di 25 Kelurahan warga miskin DKI Jakarta malah tidak mendapat BST.

 

"Pemerintah dinilai tidak sunggung-sungguh menjalankan program perlindungan social. Berbagai masalah yang mestinya dapat diatasi justru terjadi Kembali. Hal itu menunjukkan komitmen yang lemah”, tegas Dika Moehamad.

 

Sudah semestinya pemerintah pusat dan atau Daerah bekerjasama dengan Kepolisian Republik Indonesia guna melakukan pencegahan dan penindakan terhadap penyimpangan bantuan sosial.

 

"Oknum pelaku pungli harus mendapat tindakan tegas. Pemerintah perlu memperbanyak saluran pengaduan untuk warga. Juga meningkatkan pengawasan hingga tingkat RT", tutup Dika mengakhiri materinya.

 

Kegiatan ini turut menghadirkan Kepala Bidang Pengembangan Kesejahteraan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial DKI Jakarta Susan Budi Susilowati, Elizabeth dari Komisi Pemberantasan Korupsi, serta narasumber lainnya dari anggota Koalisi Reformasi Pemantau Bansos DKI Jakarta.